Apr 2, 2012

Advertisement

Menjadi Tamu di Cairo International Film Festival For Children ke 21

Advertisement




Pasca revolusi Januari tahun lalu tampaknya Mesir memang mencoba bangkit dengan caranya. Bergeliat di tengah kondisi keterpurukan ekonomi dan suhu politik yang belum sepenuhnya stabil. Angka kejahatan yang tinggi, harga bahan pangan yang merangkak naik, sebagai indikasi bahwa kondisi Mesir memang belum bisa dikatakan baik. Namun di tengah ketidakstabilan negeri ini saya mencatat ada 4 ajang internasional sepanjang awal tahun 2012 yang di selenggarakan oleh pemerintah Mesir. Ajang tahunan yang coba tetap diselenggarakan untuk tetap menjaga kepercayaan Internasional pada pemerintah pasca runtuhnya rezim Mubarrak.

Pada Februari lalu ajang International Book Fair kembali digelar. Pameran yang berlangsung tanggal 22 Januari sampai 7 Februari 2012 ini adalah pameran ke 43 yang diikuti oleh 745 penerbit yang mewakili 29 negara terdiri dari 17 negara Arab dan 12 negara asing.
Bulan Maret ini setidaknya ada 3 ajang berskala Internasional diselenggarakan di Mesir. Yang pertama adalah sebuah festival musik jazz yang setara dengan Java Jazz Festival di Indonesia bertajuk Cairo Jazz Festival digelar pada tanggal 15-17 Maret. Festival jazz ke 3 ini diikuti musisi jazz dari 5 negara termasuk Mesir.

Lalu sebuah pameran dagang berkelas Internasional juga di gelar. Cairo International Fair ke 45 yang ditutup tadi malam. Pameran yang berlangsung selama kurang lebih 2 minggu (18-30 Maret 2012) melibatkan 150 peserta dari beberapa negara termasuk Indonesia. Dan liputan lengkap tentang ajang CIF ini sudah ditulis oleh pak Masykur A. Baddal karena beliau menjadi salah satu pesertanya

Dan yang terakhir, adalah sebuah festival film anak internasional atau Cairo International Film Festival for Children. Kebetulan Fima anak saya menjadi salah satu juri utusan dari Sekolah Indonesia Cairo. Dan karena dia menjadi salah satu juri festival, pada closing ceremony tadi malam kami sebagai orang tuanya mendapat kesempatan untuk menghadiri acara itu.

Festival ke 21 ini berlangsung pada tanggal 23 - 30 Maret dengan peserta dari 68 negara diantaranya Australia, Kanada, Estonia, Denmark, Perancis, Bulgaria, Irlandia, Hungaria, India, Palestina, Lebanon, Belanda, Malaysia, Singapore dan Mesir tentu saja. Indonesia ternyata juga mengirimkan film “Hafalan Sholat Delisa” dalam festival ini walaupun tidak masuk dalam nominasi. Festival yang mengambil tema The Children’s World is Changing benar-benar melibatkan anak-anak untuk menjadi jurinya. Ada sekitar 100 anak (7-16 tahun) yang dilibatkan dalam penjurian festival film anak-anak ini. Dan uniknya ada film yang dibuat oleh anak-anak yang ikut serta dan mendapat kategori khusus Kids for Kids. Penjurian berlangsung sejak tanggal 23 - 28 Maret 2012. Ada 4 kategori yang di nilai dalam CIFEJ yaitu film animasi, film dokumenter, film tema dan film pendek.

Kebetulan Fima anak saya menjadi salah satu juri utusan dari Sekolah Indonesia Cairo. Dan karena dia menjadi salah satu juri festival, pada closing ceremony tadi malam kami sebagai orang tuanya mendapat kesempatan untuk menghadiri acara itu.
1333184593507016800
Closing Ceremony Cairo International Film Festival for Children 21, 30 Maret 2012
Menghadiri sebuah acara bertaraf Internasional seperti ini adalah sebuah pengalaman yang benar-benar baru buat saya, apalagi di luar negeri. Di Indonesia saja belum tentu bisa punya kesempatan menghadiri acara semacam ini hehehe… Acara closing ceremony diselenggarakan di Opera House tadi malam dimulai tepat jam 18.00 dengan penataan stage khas anak-anak, meriah dan penuh warna. Pemenang festival mendapatkan total hadiah 25.000 LE dari masing-masing kategori. Saya jadi berpikir, Indonesia kapan ya jadi penyelenggara festival film anak-anak semacam ini? Jangan yang Internasional, yang nasional dulu deh… Biar film-nya nggak didominasi film-film dewasa semua seperti sekarang.
Dan ini dia pemenang CIFEJ ke 21.

Kategori film Animasi :
  • Kooky Sevracr (Czech) - Golden

  • Swiming Pool (Ceko) - Silver

  • Who’s There (Slovakia) - Bronze

  • Legend of a Rabbit (China) - Children Jury Award

  • The Lost Thing (Australia) -  Children Jury Award
Kategori Film Dokumenter :
  • Vortex (Hungaria) - Golden

  • Ka Tev Klajas, Rudolf Ming (Greece) - Silver

  • The Game Must Go On (Greece) - Bronze

  • Street Dogs of South Central (USA) -  Children Jury Award

  • The Nation of The Book (Tunisia) -  Children Jury Award
Ketegori Feature Film
  • The Driving Accident (Canada) - Golden

  • The House Gate (Egypt) - Silver

  • The Little Match Girl (Australia) - Bronze

  • The Driving Accident (Canada) -  Children Jury Award

  • Bukowski (Nederland) -  Children Jury Award
Kategori Short & Long Film
  • A Thousand Times Stronger (Sweeden) - Golden

  • Strongest Man in Holland (Nederland) - Silver

  • I am Kalam (India) - Bronze

  • Bacalar (Mexico) -  Children Jury Award

  • Habanastation (Cuba) -  Children Jury Award
Berikut trailer film pemenang golden CIFEJ 21 kategori animasi :

Kagum tentu saja, melihat geliat Mesir yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Berusaha bangkit dengan segala upaya agar tetap berdiri dalam badai. Apapun caranya, saya harus angkat 2 jempol saya untuk Mesir. Berani menyelenggarakan even-even berskala Intrernasional di saat negara sedang dalam kondisi berbenah. Semoga saja pemilu presiden Juni nanti semakin membawa angin segar untuk perbaikan negeri seribu menara ini.

Advertisement

0 comments:

Follow by Email

Copyright © Ellys' Notes | Powered by Blogger | Theme by NewBloggerThemes.com

About // Contact // Privacy Policy