May 11, 2014

Advertisement

Pesona Arsitektur dan Sejarah Qaitbay Citadel Alexandria

Advertisement







Berkunjung ke Alexandria, tidak afdol rasanya kalau belum ke tempat satu ini. Qaitbay Citadel atau benteng Qaitbay. 

Benteng ini dibangun di bekas mercusuar kuno di Mesir yang hancur karena gempa bumi. Berada di sebuah pulau bernama Pharos. Sekarang sih tidak bisa lagi di sebut pulau karena sudah tersambung dengan daratan. Merupakan salah satu benteng pertahanan paling penting bukan hanya di Mesir tapi juga sepanjang pantai laut Mediterania. Dibangun untuk menghadapi serangan pasukan Ottoman Turki saat itu.

Benteng dibangun pada tahun 1477 masehi oleh Sultan Al Ashraf Abou Alnasr Seif Eldin Qaitbay Alzahiry atau Sultan Qaitbay. Karena itu benteng ini dinamakan sesuai dengan nama beliau. Pembangunannya memakan waktu selama 2 tahun dan menghabiskan dana sekitar 1000 dinar.

Qaitbay adalah sultan ke 18 dinasti Mamluk yang berkuasa antara tahun 1468 - 1496 masehi. Sebelum menjadi sultan, Qaitbay adalah seorang budak sebelum akhirnya dibeli oleh Al Ashraf Berbay dan dimerdekakan oleh Sultan Djaqmaq. Pernah menduduki posisi penting dintaranya sebagai panglima angkatan darat pada masa Sultan Tamar Bugha. Beliau dikenal sebagai pencetus ide proyek-proyek arsitektur besar di berbagai wilayah, di Mekkah, Madinah, Jerusalem, Damaskus, Allepo, termasuk Alexandria dan Kairo.

Karena benteng ini menjadi salah satu bangunan yang cukup penting dan strategis, maka setelah masa pemerintahan Qaitbay berakhir benteng ini masih dipelihara dengan baik. Termasuk ketika Ottoman Turki menguasai Mesir. Bahkan pada masa pemerintahan Muhammad Ali Pasha, benteng ini mendapatkan perhatian khusus. Direnovasi di beberapa bagian, serta melengkapinya dengan senjata modern pada masa itu. 

Tahun 1882, benteng Qaitbay mengalami kerusakan serius. Yaitu ketika tentara Inggris membombardir Alexandria. Bagian utara dan barat rusak parah karena ledakan meriam. Lalu pemerintah Mesir, di masa pemerintahan Raja Farouk (1904) merestorasi kembali bangunan ini dan berdiri hingga saat ini.

Dinding luar benteng


Benteng Qaitbay ini terdiri dari 3 bagian utama. Dinding besar yang mengelilingi kompleks, dinding dalam dan bangunan utama yang berdiri tepat di bekas menara mercusuar. Memasuki gerbang, kita akan melalui dinding dalam yang berfungsi sebagai tempat menginap para tentara dan gudang amunisi. Di antara dinding dalam dengan bangunan utama terdapat halaman yang cukup luas dengan barisan meriam di kanan kirinya.


Bangunan utama berbentuk kubus dengan 4 menara pertahanan. Terdiri dari 3 lantai dengan tangga spiral. Terdapat lorong-lorong dengan garis lengkung yang indah dan kamar-kamar berukuran sekitar 2,5 x 3 meter di empat penjuru. Sebagai tempat mengintai dan menyerang musuh. Dilengkapi pula dengan masjid di dalamnya. Di titik tertinggi, terdapat void setinggi 6 meter dilengkapi 2 lubang setinggi 3 meter menghadap ke arah kota Alexandria. Dari sini, kita bisa melihat view kota dan pelabuhan yang berada di sekitar benteng. 




Meriam di halaman benteng antara dinding kedua dengan banngunan utama


Bangunan utama





Interior

Pintu masuk dilihat dari lubang pengintai di lantai 2

Prasasti di depan pintu bangunan utama

Halaman kecil antara dinding luar dan dinding kedua

Tiket masuk Qaitbay Citadel, dipatok dengan harga 30 EGP dan 20 EGP untuk anak-anak. Sedangkan pelajar hanya 15 EGP. Untuk warga Mesir hanya bayar 2 EPG saja. Dibuka mulai pukul 9.00 sampai pukul 16.00. Sebaiknya sih kalau ke sana pagi-pagi sekali, karena masih sepi pengunjung. Jangan coba-coba ke sana saat weekend di atas pukul 11.00. Whoaaa... tempat ini ramai seperti pasar. Bahkan ada yang gelar tikar buat makan-makan di sudut benteng hehehe..

Oh iya di sekitar benteng, banyak sekali pemancing tradisional terutama saat sore hari. Pemandangan ini khas sekali dan akan menjadi obyek foto menarik. Ada pula cafe jalanan yang dilengkapi kursi-kursi yang menghadap ke laut Mediterania. Menunggu sunset sembari menikmati shay (teh) berlatar belakang benteng tua nan eksotis akan menjadi momen tak terlupakan. 




View laut Mediterania dari Qaitbay Citadel 






Referensi :


  • Wikipedia
  • Egyptolution.com
  • Abuqir.com




Advertisement

12 comments:

Riski Fitriasari said...

tersihir sama foto2nya... perpaduan warna biru sama warna coklat tanahnya cantik banget... Alexandria memang cantik ya..??

Ellys Utami said...

@Mbak Riski... Luar biasa indahnya pokoknya. Mesir itu cantik dan eksotis dilihat dari sudut manapun mbak..

Anesa Nisa said...

gak pernah bosan liat foto-foto mba ellys di Cairo.
Ini negeri impian saya mbak. mdh2an suatu saat bisa ke sana. sangat mengagumi bangunan2 mesir di jaman kuno

Lidya - Mama Cal-Vin said...

benteng-bentengnya masih terlihat kokoh ya

Ellys Utami said...

Mbak @Anesa Nisa... makasih ya....
Mudah2an mimpinya segera jadi kenyataan, segera bisa mengunjungi negeri para anbiyaa ini.. aamiiinnn....

Ellys Utami said...

Mbak @Lidya.... itu sudah beberapa kali hancur. Kena gempa bumi &, kena bom tapi segera di restorasi oleh pemerintah Mesir.

Kalau struktur bangunan di Mesir, rata2 sangat kuat. Mampu bertahan hingga ratusan bahkan ribuan tahun. Hebat yah mbak... ;)


Monda said...

obyek sejarah pasti jadi tujuan utamaku jalan2 mbak..
apalagi kalau bisa melihat citadel yang kokoh ini ya..., tapi cukup senang bisa lihat di sini dulu, mudah2an bisa lihat langsung suatu saat

Ellys Utami said...

Di Mesir, memang "surga" buat penikmat sejarah... Saya do'akan mudah2an mak Monda bisa ke sini suatu saat nanti.. Makasih mak sudah mampir.. :)

Mugniar said...

Wow keren ya Mak .... mak Ellys sekarang di Mesir? Tahun berapa di Riau dulu? :)
Saya di Minas tahun 1999 kemudian tahun 2001 di Rumbai, tahun 2002 suami saya resign dan kami kembali ke Sulawesi, Mak :)

Ellys Utami said...

@Mak Mugniar... Iya saya di Mesir sejak meninggalkan Riau tahun 2011 mak. Di Rumbai juga tinggalnya.
Suaminya kerja di CPI ya mak? ;)

Keke Naima said...

eksotis

Ellys Utami said...

@Mak Myra... banget mak.. hehehe..

Follow by Email

Copyright © Ellys' Notes | Powered by Blogger | Theme by NewBloggerThemes.com

About // Contact // Privacy Policy