Dec 17, 2011

Advertisement

"Harga Murah.....!!" di Khan el Khalili

Advertisement






Setelah seminggu ngumpet di rumah karena musim dingin dan suntuk berkutat dengan rutinitas dapur, weekend kemarin saya coba keluar jalan-jalan ngangetin badan juga cuci mata hehehehe... Belanja kayaknya jadi hiburan yang lumayan menyenangkan di akhir minggu ini. Tujuannya ke Khan el-Khalili sekalian ziarah ke makam Al-Hussein yang tempatnya berdekatan.

Seperti kota-kota tujuan wisata di negara lain, selalu ada kawasan yang jadi tempat belanja turis buat nyari barang oleh-oleh, Bugis Junction di Singapura, Bukit Bintang di Kuala Lumpur, Pasar Sukawati di Bali dan Ladies Market di Hongkong sedangkan. 

Kairo juga memiliki kawasan wisata belanja, namanya Khan el Khalili. Rasanya kalau ke Mesir tanpa mampir ke pasar ini ada yang kurang aja, karena tempatnya unik dan eksotis banget. Letaknya nggak jauh dari universitas dan masjid Al-Azhar, juga bersebelahan dengan masjid Hussein yang di dalamnya terdapat makam kepala cucu Rasulullah, Hussein. 

Terletak di kawasan lama kota Kairo, menjadikan tempat ini padat banget dan nggak pernah sepi. Karena tempatnya yang padat ini, Khan el-Khalili sempat jadi sasaran teroris. Serangan bom bunuh diri yang menewaskan 21 orang terjadi tahun 2005 dan terakhir tahun 2009 menewaskan 1 orang warga negara Perancis, beberapa orang luka-luka. Yang ini saya dapat informasi dari mbah google.

Khan el-Khalili awalnya merupakan sebuah caravanserai atau semacam penginapan bagi para pedagang dari mancanegara dan merupakan pusat aktivitas ekonomi. Caravanserai yang dalam bahasa Arab disebut Khan ini didirikan pada tahun 1382, oleh Emir Djaharks el-Khalili. 

Emir Djaharks el Khalili adalah seorang pejabat kerajaan dinasti Mamalik yang mendirikan khan besar di Kairo di bawah Burji Mamluk Sultan Barquq [1382-1399M]. Makanya pasar ini dinamakan Khan el-Khalili, seperti nama pendirinya Emir Djaharks el-Khalili. 

Pasar ini luas banget, mungkin kalau mau keliling seharian nggak bakalan cukup atau kalau mau bisa aja keliling pasar ini sampai malam karena pasar ini buka sampai jam 10 malam. Terbagi dalam beberapa area dan berbentuk lorong-lorong sempit yang di kanan kirinya terdapat banyak penjual souvenir khas Mesir, kerajinan perak, lukisan papyrus, kristal, kerajinan kulit, dan benda-benda khas untuk oleh-oleh. 

Nggak hanya itu, di pasar ini banyak menjual rempah-rempah untuk bahan obat herbal atau bumbu-bumbu masak kering. Karena umurnya udah ratusan tahun, bangunan di pasar ini cenderung kurang teratur, tapi inilah keunikannya. Bangunan tuanya itu yang membuat Khan el-Khalili terlihat eksotis. 

Kalau mau beli barang di sini, mesti pinter nawar loh.. soalnya pedagangnya kadang ngasih harganya gak tanggung-tanggung tingginya. Mungkin karena kawasan tujuan turis kali ya? Lucunya, kalau tahu kita orang Indonesia, mereka nawarinnya pakai bahasa Indonesia hehehehe... "Harga murah.. harga murah..!! 3 biji 10 pound" . 

Barang-barang souvenir di sini banyak yang made in China loh, tapi kalau agak teliti dikit made in Egypt nggak sedikit juga koq. Mau beli yang made in China atau Egypt menurut saya sih terserah aja... Tapi kayaknya beli oleh-oleh dari Egypt lebih afdol buatan Egypt juga ya.




Lukisan papyrus mungkin jadi pilihan menarik buat oleh-oleh karena nggak ada di tempat lain. Papyrus adalah sejenis serat tanaman yang dijadikan kertas untuk lukisan, dan papyrus ini sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu terutama di Mesir. Lukisan papyrus ini harganya ada yang hanya 2 pound bahkan ada yang harganya lebih dari 2.000 pound (1 pound= Rp. 1.500). Seperti batik, lukisan papyrus ada yang cetak dan ada yang dilukis tangan. Dan yang harganya tinggi tentu saja yang hasil karya lukis tangan. 

Mau beli t-shirt dengan kualitas lumayan, kalau pinter nawar bisa dapet dengan harga hanya 15 pound saja. Gantungan kunci 1,75 pound per buah, piring hias ukuran sedang 35 pound. Wahhh... harga murah beneran tapi tetep dengan catatan harus nawar yaaa... hehehe...

Kalau capek jalan-jalan, lalu lapar... jangan kuatir. Di sekitar Khan el-Khalili banyak tempat makan enak dan relatif murah. Kalau lagi sibuk belanja terus masuk waktu sholat juga jangan menundanya, soalnya di Mesir tiap jengkal ada masjid jadi nggak ada alasan buat menundanya. Dan..... SELAMAT BELANJA....





Advertisement

0 comments:

Follow by Email

Copyright © Ellys' Notes | Powered by Blogger | Theme by NewBloggerThemes.com

About // Contact // Privacy Policy