Mar 26, 2014

Advertisement

Beauty of Sahara

Advertisement


Kalau mendengar tentang Sahara ingat lagunya Anggun C Sasmi, Snow on Sahara ya.. Atau lagunya Gita Gutawa Parasit yang di salah satu bagian liriknya menyebutkan dehidrasi di gurun Sahara. Dulu sih nggak kebayang akan bisa sampai ke tempat ini. Harus puas hanya mendengar lagunya atau lihat gambarnya di wallpaper komputer hehehe..

Gurun sahara merupakan gurun yang terletak di benua Afrika bagian utara, tercatat sebagai salah satu gurun pasir terbesar di dunia. Luasnya lebih dari 9.400.000 km persegi, yaitu 10% dari luas benua. Wilayahnya masuk dalam bagian beberapa negara, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, Chad, Nigeria, Sudan, Mauritania dan Mali. Sahara dibatasi oleh Laut Merah di sebelah timur, laut Meditarinia di utara, laut Atlantik di sebelah barat sedangkan di selatan dibatasi oleh lembah sungai Niger dan Sudan.

Beberapa tahun tinggal di Mesir, suami yang malah punya keinginan foto-foto di atas gurun pasir. "Pasirnya yang halus pokoknya," ujarnya. Pernah waktu itu ke Sakkara dan Dashour, sayang pasirnya nggak seperti yang dia inginkan. Mengandung banyak kerikil dan kasar. Foto juga sih tapi kurang puas katanya hehehe... Mungkin bagi sebagian orang foto di gurun pasir itu sedikit lebay ya. Padang pasir koq diminati jadi background foto :D

Akhirnya, waktu ke Siwa kemarin kesampaian juga. Mengunjungi The Great Desert in Africa, Sahara. Boleh dibilang traveling kali ini adalah traveling yang paling berkesan selama di tinggal Mesir. Tempat paling indah di Mesir. Laut Merah dan Mediterania memang cantik, tapi pemandangan laut di Indonesia jauh lebih cantik. Kalau gurun, tidak akan ditemukan di Indonesia. Walaupun ada lautan pasir di Bromo tentu beda bentuknya dengan gurun pasir Afrika. 

Serunya lagi, tidak hanya bisa melihat, tapi merasakan bagaimana ber-offroad di atasnya. Gurun Sahara ini topografinya bervariasi. Ada yang dataran yang rata, lembah dan juga bukit. Bisa dibayangkan kalau mobil berjalan menanjak di atas bukit pasir yang tingginya lebih dari 50 meter, kalau tanahnya keras sih mobil bisa berjalan stabil. Begitu juga saat menuruni bukit pasir, kalau pengemudinya tidak lihai maka yang terjadi mobil akan terbalik. Kecepatan mobil juga dipacu lebih dari 100 km per jam. Sensasinya persis seperti naik roller coaster.

Walaupun berada dalam mobil berkecepatan tinggi dan berjalan di atas pasir yang labil. Tidak boleh ada yang kelewatan untuk dibidik dan direkam dalam kamera. Tidak tanggung-tanggung saya pegang dua "senjata" sekaligus kamera Sony Nex kesayangan dan handphone. Kalau hanya satu takutnya ada yang tidak terekam dengan baik. Sampai suami, berkali-kali memperingatkan agar hati-hati menggenggam kamera, takut jatuh.

Pusing dan mual sebenarnya, tapi semangat untuk berburu gambar-gambar indah melunturkannya. Pokoknya excited banget deh.. Ditambah si sopir yang masih belia itu memutar musik ngebeat khas Arab. Dia semakin semangat bermanuver jika kami berteriak histeris. Ditambah dengan menghadiahinya tepuk tangan ketika berhasil menuruni bukit pasir yang curam. 

Sekitar 3 jam lamanya kami merasakan sensasi berpetualang di gurun Sahara. Ditambah sekitar setengah jam istirahat sambil menunggu sunset. Sayangnya foto sunset nggak maksimal, baterai kamera dan handphone keburu habis. Gara-gara terlalu banyak jeprat jepret pas offroad hehehe...

Baiklah, dibawah ini gambar yang berhasil saya rekam dengan kamera handphone. Hampir semuanya sudah diupload di instagram. Kemana foto yang pakai kamera?? Masih "duduk" manis di memory card, karena ngeditnya harus pakai photoshop. Ada sebagian yang sudah diedit tapi nanti malah banyakan fotonya daripada tulisan hihihi...



Tekstur yang terbentuk di atas pasir ini membuatnya semakin cantik

Goncangan2 di atas mobil, nggak dipeduliin lagi. Asal dapat gambar landscape gurun Sahara sebanyak mungkin :D

Tidak akan ditemukan di view ini di Indonesia :D

Wonderful landscape... :)

Istirahat menunggu sunset..

Salah satu oase di belantara Sahara..

Seperti jadi peserta rally Paris-Dakkar (eh udah nggak ada ya sekarang..??)

Hahaha... ini dia artisnya!! Mimpi berfoto di gurun pasir yang halus kesampaian juga... :D






Advertisement

4 comments:

Traveler Family said...

Kudu sedio sapu tahun gawe tadah iler. Ngene iki sing ra onok nang Eropa. :) ira

Ellys Utami said...

Mbak Ira @Traveler Family... Iyo onoke nang Mesir iki... hihihihi..
Cek ilere tambah sak ember wkwkwk.. :P

Lusi said...

Waaaah fotonya super duper kereeen. Bagus bangeeet

Ellys Utami said...

Mak @lusi... Terimakasih mak... :)

Follow by Email

Copyright © Ellys' Notes | Powered by Blogger | Theme by NewBloggerThemes.com

About // Contact // Privacy Policy