Jun 16, 2010

Advertisement

Lonely

Advertisement



Lonely??? Soalnya nggak ada yang dicerewetin di rumah... jadinya nggak seru deh!! Rumah jadi sepi walaupun kegiatan mencereweti anak-anak tetep jalan juga, hehehehe.. Sebenarnya ditinggal pergi tugas ke luar kota sama suami rasanya hal yang sudah biasa buatku.

selesai juga kuliahku biarpun jauh dari suami :-)
Pertama kali ditinggal pergi, waktu dia diterima kerja di Batam pas aku hamil Fima (anak ke-2), waktu itu aku masih kuliah semester akhir dan lagi ngerjain skripsi. Sedih juga awalnya, kayaknya aku nggak
bener2 siap di tinggal. Gimana nggak sedih, lagi hamil 1 bulan, ngerjain skripsi pula. Tinggal di rumah kontrakan sendirian...hiks..hiks.. sedihnya....

Walaupun akhirnya aku pindah ke rumah kakak iparku di Menanggal Surabaya (lebih dekat ke kampusku diKetintang), sampai melahirkan.  Berjalannya waktu terasa
sangat lama, pada awalnya. Tapi lama kelamaan terbiasa juga, karena aku masih aktif ke kampus waktu itu. Jam 6 pagi berangkat pulang jam 5 sore. Kuliahnya sih sampai jam 11-an atau jam 1 siang selebihnya ngerumpi di kos2an temenku. Alhasil, dari hamil 1 bulan sampai Fima umur 6 bulan, dan kuliahku akhirnya selesai suami tak disisiku.. hiks..hiks...

Kedua kalinya ditinggal, waktu suamiku diterima kerja (diperusahaan tempat dia kerja sekarang) di Jakarta dan langsung training 6 bulan ke Pekanbaru. Karena masih training ke Pekanbaru, aku belum boleh ikut ke sana. Akhirnya aku aku stay dulu di Sidoarjo di rumah kontrakan yang sudah kami bayar selama 2 tahun (ditempati cuma 6 bulan). Berdua aja sama Fima yang waktu itu masih umur 2 tahun. Kalau ini waktu memang bener2 berjalan sangat lama. Karena mungkin aku nggak punya kegiatan diluar, seperti waktu aku ditinggal ke Batam dulu. Lagian rumah yang aku tempati termasuk komplek perumahan yang masih baru, tetangga belum banyak. Jadi terasa sekali lonely-nya...... Sampai pernah ada masalah dengan kelistrikan di rumah itu, aku tangani sendiri (gak kebayang deh....).

Karena kasihan melihatku sendirian di rumah itu, akhirnya ibuku menyuruhku pulang ke Banyuwangi sambil nunggu Firly lulus TK dan nunggu kepastian pindahnya kemana. Yang tenyata suamiku nggak jadi pindah ke Jakarta tapi ke Pekanbaru.. Sampai akhirnya aku menyiapkan segala sesuatunya sendiri, packing barang dan mengirimnya lewat cargo, cari tiket pesawat, ngurus anak2... Suami tinggal menungguku dengan manis di Bandara Sultan Syarif Kasim 2 Pekanbaru.

Yahhh... biarpun susah pada awalnya, tapi hasilnya happy ending juga.... kumpul sama suami dan anak-anak. ;-)

Advertisement

0 comments:

Follow by Email

Copyright © Ellys' Notes | Powered by Blogger | Theme by NewBloggerThemes.com

About // Contact // Privacy Policy