May 21, 2012

Advertisement

[Photo Story] Turkey Spring Trip #2

Advertisement


Ahaaa!! setelah bangun tidur, badan terasa lebih seger.. Waktu sudah menunjukkan pukul 15.30 waktu Istanbul. Rencananya sore hingga malam ini, jalan-jalan ke Taksim Square dan Istiklal street yang terkenal itu. Kali ini mencoba menyusuri tepian laut Marmara yang ada di belakang hotel tempat kami menginap. 

Jalan kaki ya... No taxi!! mahalllll.... hahaha

Setelah mandi dan sholat ashar, perjalanan dimulai.... Pas keluar hotel cuaca mendung berawan, suhunya lumayan dingin, tapi masih bisa ditolerir tanpa harus pake jaket. Suhunya sekitar 16 -18 derajat celcius.

Dipinggiran laut Marmara ternyata banyak orang mancing lho... banyak juga orang jogging karena ada track khusus pejalan kaki dan sepeda di sepanjang pantai. 



Nah ini dia benteng yang mengelilingi kota Constantinopel yang kuat dan susah ditembus. Walaupun pada akhirnya dengan sedikit taktik, benteng ini bisa dijebol oleh Sultan Mehmet II tahun 1453. Sampai sekarang benteng masih berdiri kokoh sebagai bukti kekuatannya...




Diseberang sana itu kota Istanbul modern. Di sanalah terdapat Taksim square, Istana Dolmahbache, dan Galata Tower. Untuk menuju ke sana kita harus menyeberangi selat Bosphorus. Hahhh!! Renang???!! Ya enggaklah... kan sudah ada Galata Bridge... Tapi kalo mau renang boleh koq ... hehehehe..


Ternyata oh ternyata ditengah jalan hujan turun cukup deras.. Assiiiikkkkk, hujan-hujan euuuyyy.. Maklumlah di Kairo nggak pernak ketemu hujan sejuk seperti ini  *maruk :D
Tapi nggak mungkinlah jalan kaki sambil main ujan, sedangkan Taksim square masih cukup jauh. Ya udah terpaksa deh nyetop taxi. Sopir taxinya nggak bisa bahasa Inggris, cuma bisa bahasa Turki, "Taksim square.." udah gitu doag ngomongnya hahaha.. Si sopir ngangguk tanda paham.

Dalam waktu kurang dari 10 menit, nyampe deh bunderan Taksim yang kondang itu, bayar taxinya sekitar 7 lira. Gerimisnya masih cukup deras ternyata.. tapi disempetin narsis dulu yaaa.... 
Daripada basah kuyup, terpaksa  beli payung seharga 5 lira, buat mayungin anak-anak aja.. emak bapaknya mau nikmatin hujan... *modus :P


Ini lho Istiklal street itu... konon ini tempat belanja favorit para shopper. Tapi kami cuma numpang makan doang di sini. Makan kebab paling enak seantero jagad hahah.. Sayang pas makan nggak sempat foto-foto, soalnya kelaparan banget..

Oh iya... di Istiklal street ada tram kuno yang menyusuri jalanan di kawasan Taksim termasuk Istiklal street. Rel tram ada ditengah jalan, para pejalan kaki dengan rela minggir kalau ada tram melintas di jalan ini...  Taxi nggak boleh lewat jalur ini. 





Setelah rasa lapar sudah terobati, lidah sudah berhasil mecicipi kebab paling enak lihat jam, ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 20.30. Sudah terasa pegelnya, dan waktunya balik ke hotel di Sultanahmet. Nggak mungkin lagi jalan kaki, hemat tenaga buat perjalanan besok.. jadi naik taxi deh. Ongkos taxinya dari Istiklal Street ke Sultanahmet 12 lira, turunnya di depan Blue Mosque karena nggak bisa ngomongnya  kalo mau turun depan hotel, lagian lupa nama jalannya... hehehe...

Udah dulu ya... mau istirahat dan lanjut besok. Rencananya mau ke Ayasofya dan nyebrang ke Istanbul bagian Asia. 

Advertisement

1 comments:

Bakhrul-Ilmi said...

Wah,, indah sekali . . .
semoga bisa kesana :D

Follow by Email

Copyright © Ellys' Notes | Powered by Blogger | Theme by NewBloggerThemes.com

About // Contact // Privacy Policy