Nov 16, 2012

Advertisement

Ketika Ibu Tidak Rumah

Advertisement


Melakukan perjalanan jauh seorang diri buatku adalah hal baru. Apalagi perjalanan melintasi benua sama sekali belum pernah kepikiran... lebay ah hehe....
Sebenarnya sih biasa saja, nggak ada kekhawatiran sama sekali. Misalnya takut nyasar atau takut naik pesawat yang salah apalagi. Yang paling membuatku khawatir kalau duduk disebelah orang bule terus ngajak ngomong Inggris sepanjang perjalanan Cairo-Jakarta-Surabaya selama 3 + 8  + 1 jam, itu saja. Maklum bahasa Inggrisku memang belepotan abis hahaha.... #ngaku.
Misi mengantar mertua yang sudah kurang lebih 3 mingguan mengunjungi anak menantu yang disayanginya ini terpaksa dibebankan padaku karena cuti suamiku yang sudah habis. Masalahnya ibu-ibu sepertiku pasti akan berpikir beberapa kali lipat saat harus meninggalkan anak-anaknya. Kalau suami sih bisa makan apa adanya, mie instan sudah merupakan  menu spesial buatnya hehehe...
Ya sudahlah... aku takkan berlama-lama di Surabaya walaupun suami mengijinkan aku "berlibur" di sana agak lama. Soalnya aku begitu yakin kalau anak-anak tidak akan mendapatkan gizi yang memadai bersama bapaknya. Paling-paling pilih gampangnya, bikin mie instan sama telor aja ya hehehe..
Sebelum pergi aja udah ribet banget nyiapinnya, padahal perginya nggak lebih dari satu minggu saja. Membereskan setrikaan, cucian, bahan makanan di kulkas dan pembagian tugas terutama untuk dua gadis ABG yang suka rebutan (baca: iri-irian) pekerjaan rumah. Bandingkan saja kalau bapak-bapak yang mau pergi... pasti nggak seribet ini karena semua udah disiapin ibu-ibu.
Aku sih yakin kalau aku nggak di rumah pasti mereka sedang bersukacita menikmati "kemerdekaan", tentu saja merdeka dari omelan pagi hehehe.. Walaupun pendelegasian tugas sudah terketik rapi dan tertempel di pintu kulkas tapi kalau satpamnya nggak ada, pelaksanaannya tentu tidak akan terkontrol. Ah.. biarkan saja mereka rasakan kalau nggak ada yang masak. Emang enakkk??! Hahaha.....
Benar saja, setelah kurang lebih 4 hari aku nggak di rumah aku dengar laporan kalau si bapak masak nasinya kebanyakan air, kakak masak mie instannya juga kebanyakan air, nasi goreng buatan bapak yang rasanya aneh, dan taktik paling praktis walaupun tidak hemat ya pesen nasi mandi, tho'miyah, fried chicken, pizza pake delivery service.
Iseng aku tanya suamiku, "Gimana, enak kan kalau nggak ada aku di rumah? Nggak ada yang ngomel.." Eh apa katanya,"Susah.. nggak ada yang nyiapin makan!"
Wahhhhh.... ternyata ibu memang manusia paling dibutuhkan di rumah ya....

Advertisement

0 comments:

Follow by Email

Copyright © Ellys' Notes | Powered by Blogger | Theme by NewBloggerThemes.com

About // Contact // Privacy Policy