Apr 30, 2013

Advertisement

Jordan, Spring Traveling #1 : Prepare

Advertisement




Rencana ke Jordan terhitung mendadak, sebulan lalu baru tercetus ide untuk pergi ke negara tetangga Israel ini. Bukan apa-apa sih, selain dekat dari Mesir, Jordan termasuk negara yang memberlakukan visa on arrival untuk paspor Indonesia jadi nggak perlu ribet untuk ngurus visa. Kebetulan lagi ada beberapa hari libur nasional di Mesir (1 dan 6 Mei 2013) jadi memang ada waktu untuk traveling selama kurang lebih 6 hari termasuk 2 hari kejepit, yang ini anak-anak terpaksa ijin dari sekolah.

Walaupun nggak terlalu ngebet pengen ke sana, tapi Jordan masuk dalam list destinasi traveling kami apalagi setelah tinggal di Mesir. Di negara ini ada Petra yang pernah jadi setting film Transformer dan Dead Sea yang bikin kita ngambang walaupun nggak bisa renang  (cocok banget nih buat saya hehe..).

Sejauh ini persiapan kami sudah cukup matang, semuanya sudah dipersiapkan sejak 2 minggu lalu. Dimulai dengan mencari informasi tentang Jordan dari situs resminya di visitjordan.com dan informasi dari mahasiswa Al-Azhar yang kebetulan baru dari sana. Beberapa tempat yang masuk list untuk dikunjungi adalah :

  1. Petra
  2. Jerash
  3. Ajloun
  4. Dead Sea
  5. Madaba
  6. Nebo
  7. Sleeper Cave (Goa Ashabul Kahfi)
  8. Amman (city tour)



Tiket Pesawat

Setelah mantap dengan pilihan tempat traveling ini barulah kami pesan tiket pesawat. Untuk tiket pesawat, kebetulan kami memang dapat jatah dari perusahaan tempat suami kerja jadi bisa request ke bagian travel di kantor. Tiket Royal Jordan kami dapat dengan harga 2379 EGP (Rp. 3.568.500) pergi pulang sedangkan untuk anak-anak harga tiketnya 2179 EGP (Rp. 3.268.500)

Hotel

Rencananya di hari pertama, dari airport kami langsung menuju Petra dan menginap semalam di sana. Jadi untuk hotel, saya cari untuk di Petra dan Amman. Setelah survey harga dibeberapa situs dan membandingkan harganya, akhirnya saya putuskan untuk booking hotel di sini.

Hotel di Petra saya dapat harga 36 JOD untuk hotel setara bintang 4 (triple room). Lokasinya hanya 200 meter dari entrance gate Petra. Sedangkan di Amman saya cukup beruntung dapat harga promo diskon 78%, 63 JOD per malam di hotel Le Meredien untuk kamar premier suite. Tanpa sarapan dan unrefundable artinya uang booking hangus kalau dibatalkan. Insyaallah rencana ini berjalan baik jadi uang booking hotel nggak hangus, kalau sarapan kan bisa cari di luar. Kalau mau sarapan di hotel harus merogoh kocek dalam-dalam, 18 JOD per orang per hari jadi kalau dikalikan 5 dan  nginep di sini kan 4 malam bisa over budget nanti... hehehe..

Transportasi

Masalah satu ini memang cukup membuat saya agak mikir lama. Karena dari bandara kami harus melakukan perjalanan lanjutan menuju Petra. Menurut teman mahasiswa dan yang saya baca di beberapa website, untuk ke Petra ada beberapa jenis angkutan yang melayani yaitu bus ekonomi, travel bus, rent ncar, dan taxi. Tarifnya untuk bus umum sekitar 5 JOD, travel bus sekitar 7,5 JOD per orang, sewa taxi sekitar 25-30 JOD dari terminal Abdali. Sedangkan tarif taxi resmi dari bandara sekitar 70 JOD.

Sempat mau naik travel bus, tapi menurut teman mahasiswa lebih baik naik taxi dari  yang hanya 25-30 JOD tapi harus ke terminal dulu. Saya pikir tidak praktis karena kami bawa anak-anak. Saya baca juga jadwal travel bus hanya jam 06.00 pagi sedangkan jadwal pesawat jam 12.30 jadi nggak nyambung.

Ada juga penawaran dari travel agent rekomendasi dari teman suami di Amman. Melalui email, kami baca harga yang mereka tawarkan cukup tinggi. Untuk paket 4 hari dengan beberapa tujuan wisata 950 USD termasuk tiket masuk. Padahal berdasarkan informasi yang saya baca di website resmi untuk anak di bawah 15 tahun, free. Sedangkan 2 anak kami masuk kategori tersebut.

Lalu kami coba minta sewa mobil plus sopir hanya untuk ke Petra dan Dead sea saja tanpa tiket masuk. Untuk tempat wisata sekitar kota Amman kami pakai taxi. Mereka berikan harga 380 USD dengan catatan sopir tidak bisa dipakai kapanpun kami butuhkan. Dan kami berpikir apa bedanya dengan taxi. Jadi masih over budget.

Terakhir kami putuskan sewa taxi saja dari bandara, paling mahal paling hanya 60-75 JOD. Untuk tempat di seputaran Amman kami bisa pakai taxi umum.

Persiapan Lain

Kamera.

Benda ini penting buat saya maka perlu persiapan yang matang. Karena saya tergolong malas memindahkan file dari memory card ke komputer maka 2 hari sebelum berangkat borongan memindahkannya. Baterai juga tidak lupa di charge juga baterai cadangannya, lensa juga harus dibersihkan. Pokoknya benda satu ini harus benar-benar sehat kondisinya, rugi kan jauh-jauh ke Jordan nggak dapat foto yang maksimal. Nggak lupa bawa tripod.



Kesehatan

Sebelum berangkat, anak-anak sudah diingatkan buat jaga kesehatan, di Jordan nanti menurut yang saya baca, banyak tempat yang harus dijangkau dengan jalan kaki. Jadi butuh kondisi tubuh yang benar-benar fit.



Semua persiapan sudah dilakukan, jadi traveling segera bisa dimulai dan tunggu cerita selanjutnya...



___________

Sumber : Tulisan saya di Kompasiana

Advertisement

6 comments:

Lidya - Mama Cal-Vin said...

wah asyik jalan-jalan :)

Ellys Utami said...

Jalan-jalan ke tempat syutingnya Transformers itu lho mbak... :)

Anonymous said...

Alat transportasi umum antar kota/destinasi di Yordania sudah bagus, Mbak? ira

Ellys Utami said...

Aku sewa mobil akhirnya mbak... mbawak rombongan kalo ngeteng jatohnya mahal jg. Seru banget nyetir sendiri di kota yg baru kita kenal... nyasar2 tapi akhirnya jd hafal juga jalannya hehe...

hana sugiharti said...

Haduhhhh mupeng.

Jadi dari bandara ke hotel lalu sewa mobil gitu ya.. Hmm semoga suamiku mau ahhh :D bisa pake SIM mesir atau UAE gtu ya ?

Ellys Utami said...

Iya maaakk.... seru banget dehh *kompor :P

SIM manapun bisa & ga ribet... baca di tulisanku satunya.. *promosi :D

Follow by Email

Copyright © Ellys' Notes | Powered by Blogger | Theme by NewBloggerThemes.com

About // Contact // Privacy Policy