Nov 20, 2014

Advertisement

Ini Jamarat, Bukan Mall

Advertisement


Saat pertama kali melihat bangunan ini saya tertegun, kaget sih tepatnya hehe. Benar-benar diluar ekspektasi saya. Soalnya sebelum berangkat nggak sempat nanya paman Gugel juga sih.. (baca: malas)

Bayangan saya tempat ini agak-agak vintage gitu. Soalnya kan termasuk tempat bersejarah juga. Setahu saya tempat bersejarah itu identik dengan yang tua-tua hehe... Yaa seperti yang biasa saya lihat pada bangunan-bangunan bersejarah di Mesir. 

Bangunan ini lebih mirip mall daripada sebuah tempat religi. Berarsitektur modern, terdiri dari 4 lantai, luas dan sangat megah. Lengkap dengan eskalator dan tangga darurat. Tidak ada ornamen-ornamen seperti mozaik, kaligrafi atau ciri khas lain yang umumnya terdapat pada arsitektur Islam.  Ada 3 pilar besar di tengah bangunan di masing-masing lantai, lebarnya kurang lebih sekitar 15 meter dan tinggginya sekitar 5-6 meter


Bangunan ini memang bukan masjid. Ini adalah Jamarat. Salah satu tempat penting dalam rangkaian ibadah haji. Yaitu tempat para jamaah haji melakukan lontar jumrah. Tiga pilar dalam bangunan masing-masing disebut jamarat ula, jamarat wustha dan jamarat aqaba. Pada 3 pilar itulah jamaah haji melemparkan 7 butir kerikil yang dibawa dari Muzdalifah. 


Dulunya jamarat hanya berupa tiang batu biasa. Namun Karena jumlah jamaah haji dari tahun ke tahun semakin membludak, tempat ini tak lagi mampu menampungnya. Terhitung 6 kali kecelakaan besar terjadi di sini, hingga menyebabkan ratusan jamaah meninggal dunia. Umumnya terinjak-injak karena berdesak-desakan. Bisa dibayangkan jika jutaan manusia berkumpul di satu tempat dan waktu yang sama. Karena biasanya, jamaah haji memilih waktu paling afdol setelah dzhuhur. 


Karena pertimbangan keamananan inilah, pemerintah kerajaan Saudi membangun tempat ini. Proyek pembangunannya dimulai pada tahun 2004. Tidak mungkin lagi mempertahankan bentuk lama tiang tempat lontar jumrah. Pilar bulat diganti dengan pilar oval memanjang dan tinggi hingga jamaah bisa leluasa melontar dari jauh. Jalur-jalur evakuasi juga telah disiapkan. 


Saya sendiri tetap berharap bangunan ini nantinya disisipi ornamen-ornamen yang biasa terdapat pada arsitektur Islam. Karena ini merupakan tempat penting dalam ibadah haji. Hingga ketika jamaah sedang melontar tidak merasa berada dalam mall seperti pengalaman saya hehehe..


Berikut gambar Jamarat yang berhasil saya rekam dengan kamera ponsel..

Ini adalah Jamarat lantai 2  
Ini salah satu pilar di Jamarat. Cukup memudahkan jamaah untuk melontar karena bentuknya melebar.

Salah satu keuntungan melempar jumrah setelah subuh. Dapat bonus pemandangan sunrise yang indah hehe..

Ini bukan parkiran mall lho..
Awas jangan sampai nyasar ya...

Advertisement

0 comments:

Follow by Email

Copyright © Ellys' Notes | Powered by Blogger | Theme by NewBloggerThemes.com

About // Contact // Privacy Policy