Nov 14, 2010

Advertisement

Malaysia, The Trully Asia

Advertisement



The Trully Asia (kata mereka sihh...) ini adalah negara tetangga yang cukup dekat dengan Indonesia. Itu di luar masalah-masalah sengketa perbatasan yang berkembang akhir-akhir ini. Dianggap dekat karena selain letak geografisnya, bahasa yang mereka pakai adalah bahasa melayu sama persis dengan bahasa yang dipakai orang Riau (tempatku tinggal saat ini).Tidak perlu visa untuk berkunjung ke sana, seperti halnya negara-negara ASEAN lainnya. Sudah 2 kali aku mengunjunginya karena jaraknya yang sangat dekat, tiket pesawat juga murah dibandingkan ke Jakarta.

Perbandingannya :
Pekanbaru - Kuala Lumpur tiketnya berkisar antara Rp. 200 ribu sampai Rp. 700 ribu
Pekanbaru - Jakarta tiketnya berkisar antara Rp. 500 ribu sampai di atas 1 juta.


Kurang lebih 20 menit terbang dengan pesawat untuk menuju Malaysia's LCCT (Low Cost Carrier Terminal)  dari Pekanbaru, kalau dari Jakarta mungkin sekitar 2 jam-an lah.. Kenapa LCCT, bukan KLIA (Kuala Lumpur International Airport)..? Karena satu-satunya maskapai yang melayani rute Pekanbaru Kuala Lumpur adalah Air Asia (= budget airlines). It's ok gak masalah... karena meskipun terminal hemat, fasilitasnya gak asal-asalan juga.



Dari LCCT, setelah cek paspor dan ambil bagasi.. kita tinggal pilih mau kemana transportasi sudah tersedia lengkap, mau ke pusat kota (KL Central) atau ke tempat lain. Pake bus atau kereta api dan gak perlu takut nyasar. Makanya perlu perencanaan matang kalau mau travelling ke manapun terutama yang travelling tanpa tour guide. Enaknya travelling a la back packer ini kita bebas mau ke manapun tanpa ada batasan waktunya. 


LCCT - Genting


Dari LCCT ada ekspress bus yang langsung ke Genting tarifnya sekitar 100 ribuan rupiah kalau dikurskan. Bis yang nyaman, jalan yang mulus nggak bikin aku pusing (padahal, jalan menanjak dan meliuk-liuk) ditempuh dalam waktu kurang dari 2 jam dari LCCT. Di sana, kami menginap 1 malam, tujuannya bisa main di outdoor theme park sepuasnya. Tarif hotel relatif murah dan kami beli vouchernya di Pekanbaru, harganya sekitar Rp. 400 rb/malam (First World Hotel). Jangan kaget kalau di dalam kamar nggak ada ACnya, karena di Genting berada di atas pegunungan dan tanpa ACpun kamarnya dingiiiiiin banget... Tujuannya kenapa harus menginap di Genting adalah besok paginya kita bisa pagi-pagi sekali ke outdoor theme park-nya sehingga kita lebih puas mainnya, karena loket sudah dibuka jam 8.00 pagi waktu KL.

First World Hotel ini letaknya di area indoor theme park. Kalau mau main ya beli aja tiket untuk permainannya, kita bebas masuk koq. Nggak perlu kuatir kelaparan, banyak restaurant dengan banyak pilihan dan restaurant buka 24 jam (King Burger, Mc Donald, Pizza Hut.. dll. 


Indoor Theme Park

Di indoor theme park ada 2 wahana menarik yang wajib dicoba. Yang pertama adalah Genting Sky Venture dan kedua Snow world. Genting Sky Venture adalah satu wahana trial skydiving atau terjun payung. Lumayan memacu adrenalin dan nggak disarankan bagi yang memiliki penyakit jantung dan asma. 


Dalam sebuah tabung raksasa berdiameter kurang lebih 3 meter dengan tinggi sekitar 10 meter dan ada blower besar yang meniup kita dari bawah sehingga  kita berasa diterbangkan oleh angin besar itu. Jangan khawatir terhempas, karena sebelum mencoba wahana ini kita dibimbing oleh instruktur yang tentu saja berpengalaman selama kurang lebih 10 menit. Setelah itu, silahkan mencoba terbang tanpa sayap di wahana ini. Temukan keasyikannya di sini. 

Nah, setelah terbang selama 20 menit-an kita akan diberi sertifikat bahwa kita sudah terbang dengan kecepatan 168 km/jam. Keren yah... hehehe..
Untuk mencoba wahana ini kita harus membayar tiket sebesar RM 120. Harga itu termasuk video rekaman saat kita terbang.

Wahana kedua di indoor themepark yang wajib dicoba adalah Snow World. Daripada jauh-jauh ke Eropa hanya untuk merasakan dinginnya salju, mendingan ke Genting saja hehehe.... Di wahana yang sebenarnya tidak terlalu luas ini, ruangan dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Jadi ada pohon, rumah kayu, seluncuran, boneka salju dan tentu saja hujan salju. Harga tiket untuk masuk wahana ini adalah RM 50, sudah termasuk sewa jaket, boot, dan gloves.

Tidak boleh membawa kamera ke tempat ini, karena ada petugas khusus yang akan memotret kita di "Eropa" ini. Jadi jangan khawatir tidak bisa berfoto ria di dalam. Mau foto sepuas-puasnya boleh juga, nanti setelah keluar dari wahana ini akan kita pilih foto terbaik. 


Outdoor Themepark


Di outdoor Themepark banyak wahana yang juga menarik, banyak yang mirip dengan Dufan di Jakarta. Tapi ada beberapa wahana yang tidak ada di Dufan seperti Flyng Coaster.





Advertisement

0 comments:

Follow by Email

Copyright © Ellys' Notes | Powered by Blogger | Theme by NewBloggerThemes.com

About // Contact // Privacy Policy